Beasiswa Unggulan Dalam Negeri

Beasiswa Unggulan Dalam Negeri

Berikut cara mendaftar Beasiswa Unggulan Dalam Negeri.

Kamu urus dulu dokumen yang kamu perlukan dengan Perguruan Tinggi (PT) Asal, yaitu surat penugasan kuliah pascasarjana dan surat perjanjian bermaterai.

Format surat penugasan bebas, terserah masing-masing PT Asal sedangkan format surat perjanjian harus mengikuti Lampiran 5 Buku Panduan Beasiswa Unggulan DIKTI (surat perjanjian dalam bentuk file Word bisa kamu dapatkan di menu Unduh).

Surat penugasan dan surat perjanjian harus ditandatangani oleh pimpinan PT Asal (rektor). Dan oleh karena itu, biasanya kamu harus mengurusnya dari tingkat paling bawah. Kamu minta rekomendasi dari ketua program studi, rekomendasi dari ketua jurusan (jika ada), rekomendasi dari dekan, baru kemudian bisa meminta surat penugasan dan surat perjanjian dari rektor.

Sambil mengurus dokumen dengan PT Asal, kamu legalisir fotokopi ijazah dan transkrip kamu.

Legalisir ijazah dan transkrip biasanya memerlukan tanda tangan dari dekan. Ia bisa saja tugas keluar kota selama beberapa hari dan otomatis tidak bisa menandatangani/melegalisir ijazah dan transkrip kamu. Jadi, jangan tunda proses legalisir sampai dekat hari H.

Setelah dokumen dengan PT Asal selesai kamu urus, kamu scan dokumen tersebut dan dokumen-dokumen lain yang diperlukan.

File hasil scan boleh berupa file gambar (format JPG/JPEG), atau berupa file dokumen (format PDF). Pastikan hasil scan kamu itu kualitasnya bagus (bisa dibaca) dan ukuran filenya tidak terlalu besar (agar bisa di-unggah).

Sekarang, kamu buka web Beasiswa Unggulan, dan daftarkan diri kamu.

Isi form yang ada semampu kamu, dan unggah dokumen yang kamu miliki. Biarkan kosong dokumen yang kamu belum punya (seperti Letter of Acceptance – LoA, atau sertifikat IELTS/TOEFL). Kamu bisa melengkapinya nanti.

Setelah selesai mendaftar online, kamu akan mendapat username dan password untuk login dan memperbaharui data kamu (seperti mengunggah LoA, sertifikat IELTS/TOEFL, dll). Kamu juga akan mendapat bukti pendaftaran Beasiswa Unggulan.

Selanjutnya, daftarkan diri kamu ke Sekolah/Program Pascasarjana di kampus tujuan kamu.

Sebagian besar PT Penyelenggara Beasiswa Unggulan Dalam Negeri sudah menyediakan fasilitas daftar online (daftar website-nya bisa kamu lihat di menu Kampus Tujuan). Jadi, kamu tidak perlu datang ke kampus mereka hanya untuk mendaftar. Kamu tinggal buka web tersebut, kemudian daftarkan diri kamu di sana. Setelah itu, kamu akan mendapat bukti pendaftaran program pascasarjana.

Perlu diperhatikan, mekanisme pendaftaran tiap kampus mungkin berbeda. Ada kampus yang meminta kamu membayar biaya pendaftaran dulu ke bank, baru bisa mengisi web pendaftaran online. Ada juga yang meminta biaya pendaftaran belakangan. Jadi, bacalah dengan teliti petunjuk pendaftaran dari kampus tujuan kamu.

Untuk kampus yang tidak menyediakan fasilitas daftar online, kamu harus datang ke sana untuk mendaftar. Atau bisa juga kamu minta tolong ke orang lain untuk mendaftarkan kamu.

Lengkapi dokumen-dokumen untuk Beasiswa Unggulan dan untuk Sekolah/Program Pascasarjana, kemudian kirimkan/serahkan ke kampus tujuan kamu.

Masukkan dokumen untuk Beasiswa Unggulan dan dokumen untuk Sekolah/Program Pascasarjana ke map yang berbeda. Susun dokumen-dokumen tersebut dengan rapi. Pastikan tidak ada yang kurang. Jangan lupa tuliskan nama, nomor pendaftaran dan nomor handphone kamu di tiap map. Kemudian masukkan map-map tersebut ke dalam satu buah amplop. Tulis alamat tujuan dengan jelas. Tulis juga nama dan nomor handphone kamu di amplop tersebut.

Setelah itu, kirim dokumen itu ke kampus tujuan kamu, menggunakan jasa pengiriman yang bisa dilacak, agar kamu bisa tahu dokumen kamu sudah sampai atau belum. Atau jika kamu mau, kamu bisa menyerahkan dokumen tersebut langsung ke kampus tujuan kamu. Perlu diingat, tidak ada dokumen yang perlu kamu kirim atau serahkan ke DIKTI.

Sekarang, saatnya kamu mempersiapkan tes masuk Sekolah/Program Pascasarjana.

Saat ini, kamu sudah boleh mencari tiket pergi pulang ke kampus tujuan kamu. Kamu pikirkan juga akan tinggal dimana selama di sana. Dan yang paling penting, kamu belajar sungguh-sungguh agar lulus tes. Umumnya, ada 3 tes yang perlu kamu hadapi: Tes Potensi Akademik (TPA), tes kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) dan tes jurusan.

Jangan lupa cek dokumen kamu, sudah sampai atau belum. Cek status dokumen kamu (lengkap atau tidak) dengan cara login ke pendaftaran online kampus tujuan kamu. Kemudian cek juga secara berkala web Sekolah/Program Pascasarjana kampus tujuan kamu, siapa tahu ada pengumuman baru.

Ikuti semua tes, dan tunggu hasilnya.

Biasanya, hasil TOEFL/IELTS dan TPA akan keluar terlebih dahulu, kemudian disusul hasil seleksi Sekolah/Program Pascasarjana. Begitu sertifikat TOEFL/IELTS dan surat penerimaan (Letter of Acceptance – LoA) sudah di tangan, segera scan dan unggah ke web Beasiswa Unggulan, agar status dokumen kamu di DIKTI lengkap. Dokumen yang tidak lengkap hanya akan memperkecil peluang kamu mendapat beasiswa ini.

Terakhir, tunggu hasil seleksi Beasiswa Unggulan.

Biasanya, DIKTI baru akan mengeluarkan hasil seleksi Beasiswa Unggulan di bulan Agustus, yaitu di saat kamu akan daftar ulang di kampus tujuan kamu.

– See more at: http://panduan-bu.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: